Manuver Chelsea Tikung Morata

Aksi tikung menikung tampaknya sedang populer di Negeri Ratu Elizabeth. Bukan tikung menikung soal pasangan, melainkan tentang tikung menikung di bursa transfer akhir musim Liga Premier Inggris. Belum lama kejadian tentang pemain incaran Chelsea yang ditikung Manchester United. Tampaknya manuver Tim Setan Merah di jendela transfer kali ini membuat Chelsea terpelatuk.

Morata sepakat gabung Chelsea
Morata sepakat gabung Chelsea

Manchester United berhasil menyambar penyerang Everton yang menjadi incaran The Blues, Romelu Lukaku. Tidak terlihat tertarik, The Red Devils membuat langkah mengejutkan dengan membajak target sang rival Chelsea. Merasa rencana menyusun skuad jelang musim depan mereka berantakan, The Blues pun melancarkan aksi balas dendam. Klub asal kota London tersebut pun akhirnya membajak pemain yang telah diincar United.

Beberapa hari lalu Chelsea mengumumkan resmi memboyong Tiemoue Bakayoko yang merupakan incaran Manchester United. Kini tampaknya Skuad London Biru ingin melipatgandakan aksi balas dendamnya tersebut. Adalah Alvaro Morata yang lagi-lagi merupakan target dari Tim Setan Merah, kini  merapat ke Stamford Bridge. Pembajakan satu pemain dibalas dengan dua pemain sekaligus dalam satu pekan saja.

Morata Tiba di London Untuk Tes Medis

Alvaro Morata sempat terlibat dalam sebuah negosiasi penuh harap-harap cemas dengan peminat sebelumnya, Manchester United. Bahkan publik Manchester dan bahkan dunia sempat dihebohkan saat sang pemain tiba di Manchester waktu itu. Sang pemain memposting sebuah twit yang mengatakan seolah dirinya akan bergabung dengan Paul Pogba dan kawan-kawan.

Morata menjalani Tes Medis di London
Morata menjalani Tes Medis di London

Namun setelah United mengumumkan bahwa mereka justru mendatangkan Romelu Lukaku, nasib Morata pun kian mengambang. Dan akhirnya klub yang menjadi korban tikung United, Chelsea pun menyelamatkan asa penyerang asal Spanyol tersebut. Morata diboyong The Blues dengan nilai transfer 58 juta poundsterling dengan kemungkinan akan bertambah hingga 70 juta poundsterling tergantung performa sang pemain.

Setelah kesepakatan antara kedua klub  (Chelsea dan Real Madrid) menuju kata sepakat, Morata pun kini bertolak ke London untuk menjalani tes medis. Usai melakukan cek kesehatan tersebut, baru Chelsea akan mengumukan secara resmi Morata yang telah bergabung bersama mereka. Penyerang muda tersebut tampaknya terlihat optimis dan bersemangat untuk kembali bekerja bersama Antonio Conte.

Alasan Morata Gabung Chelsea Adalah Conte

Para penggemar Manchester United dan Real Madrid boleh saja merasa kesal telah kehilangan sosok bintang muda Alvaro Morata. Sang pemain memang selalu berhasil mengambil hati para penggemar dimana dirinya bermain seperti Madrid dan United. Mungkin jika saja Manchester United tidak melakuan manuver dengan memboyong Lukaku dan menggantung Morata, bisa saja mereka mendapatkan sang pemain.

Conte merupakan alasan Morata gabung Chelsea
Conte merupakan alasan Morata gabung Chelsea

Morata yang memang sedang mencari panggung  di dunia persepakbolaan saat ini tentu dengan senang hati menerima pinangan klub mana saja asal dirinya bisa menjadi penyerang utama. Kondisi tersebut sangat cocok dengan situasi yang dialami Chelsea. Klub miliki pengusaha Rusia, Roman Abramovich tersebut memang sedang krisis penyerang usai ditinggal Michy Batshuayi.

Selain kondisi minim striker, faktor keberadaan Antonio Conte semakin menguatkan minat Morataduntuk bergabung dengan Chelsea. Seperti yang kita ketahui, Morata  pernah bekerja dibawah kepelatihan Conte saat mereka berdua masih tergabung di raksasa Italia, Juventus. Seperti sebuah kombinasi mematikan, Conte-Morata siap membuat kompetisi musim depan menjadi lebih panas.

“Chelsea adalah klub terbaik, dan Antonio Conte adalah satu di antara pelatih terbaik di dunia. Saya sangat gembira bisa bekerja dengan Antonio. Premier League adalah satu di antara liga terbaik di dunia. Saya sangat gembira di sini. Saya sudah berbincang dengan Azpilicueta, dan dia bilang semuanya baik-baik saja,” ujar Morata saat dirinya hendak menjalani tes medis di London.