Laga Perdana Rooney Sebagai Musuh Man United

Masa bakti Wayne Rooney kepada Manchester United telah habis. Tepat pada Senin, 10 Juli 2017 kemarin sang pemain resi hengkang dari klub yang telah membesarkan namanya tersebut. Bermain untuk The Red Devils selama 13 tahun tampaknya cukup membuat perpisahan tersebut terasa begitu emosional.

Rooney menandatangani kontrak dengan Everton
Rooney menandatangani kontrak dengan Everton

Hengkangnya penyerang bertubuh gempal namun lincah tersebut bukanlah tanpa alasan. Semua terjadi karena Tim Setan Merah resmi memboyong penyerang Everton, Romelu Lukaku. Yang menjadi lebih lucunya lagi adalah karena The Toffees merupakan klub tujuan Rooney usai menyudahi kontraknya bersama United.

Romansa Everton-Rooney-Manchester United akan terasa semakin emosional saat kedua tim bertemu dalam sebuah pertandingan. Jika tidak ada perubahan, maka kedua tim tersebut akan bertemu dalam pertandingan Liga Premier Inggris musim 2017-2018 pada pekan ke-6 di pertengahan September tahun ini.

Laga antara Manchester United kontra Everton diprediksi akan berlangsung panas dan syarat akan emosi tingkat tinggi. Mengingat musim lalu kedua pemain andalan masing-masing tim justru bermain untuk sang lawan. Wayne Rooney bermain untuk Manchester United sedangkan Romelu Lukaku membela Everton musim lalu.

Rooney Kembali Jadi Lawan United Setelah 13 Tahun

Tiga belas tahun bukanlah waktu yang singkat untuk masa bakti seorang pemain sepakbola. Apalagi Liga Inggris dimana persaingan terjadi sangat ketat dan kemungkinan untuk tersingkir sangat besar. Begitulah kira-kira yang dialami pemain yang kembali pulang ke Everton usai membela Manchester United sekian lama, Wayne Rooney.

Bentrokan Rooney vs Manchester United
Bentrokan Rooney vs Manchester United

Pertama kali Rooney mencuri perhatian The Red Devils saat dirinya bermain untuk Everton. Kala itu Rooney berhasil menjadi pemain vital bagi The Toffees bahkan di usianya yang belum mencapai 20 tahun. Hal tersebut terjadi pada 2002 ketika Everton berhasil memutus rrekor tak terkalahkan Arsenal sebanyak 30 match beruntun.

Saat itu Wazza (panggilan Rooney)  menjebol gawang Arsenal yang dijaga Jens Lehmann lewat tendangan bebas di menit-menit akhir. Aksi tersebut pun berhasi mencuri perhatian United yang ketik itu masih dipimpin oleh Sir Alex Ferguson. Singkat cerita, pada musim 2004/2005 pun Rooney resmi berseragam Manchester United.

Dengan nilai transfer mencapai 25 juta Pounds (setara Rp 469 miliar) kala itu, Rooney menjelma sebagai striker paling berbahaya di Negeri Ratu Elizabeth. Puluhan prestasi pun berhasil dicetak oleh pemain kelahiran Croxteth, Liverpool tersebut baik prestasi induvidu maupun bersama Manchester United.

Man United vs Everton : Rooney Kembali ke Old Trafford Sebagai Lawan

Minggu, 17 September 2017 mendatang akan bertemu dua pihak dalam pertandingan yang syarat akan emosi. Adalah Wayne Rooney yang kembali ke klub perdananya, Everton yang bertandang ke markas Manchester United, Stadion Old Trafford. Momen kembalinya Rooney ke Theater of Dream sebagai lawan.

Selamat Jalan Rooney
Selamat Jalan Rooney

Kontribusi Rooney bagi Manchester United selama 13 tahun bermain tidak lah sedikit. Bahkan di saat masa-masa sulitnya, pemain dengan gaya bermain ngotot tersebut masih sempat menginspirasi bintang muda United. Para pemain muda tersebut adalah Jesse Lingard, Marcus Rashford serta Timothy Fosu-Mensah.

Winger muda The Red Devils, Jesse Lingard, menyatakan bahwa sosok Rooney sangat berjasa besar bagi para pemain muda tim setan merah. Rooney merupakan sosok teladan yang menjadi panutan para pemain muda di Akademi Manchester United.

“Para pemain muda di ruang ganti meneladani Rooney. Dia teladan yang baik untuk para pemain muda. Dia memberi contoh yang baik dan kami selalu mengikutinya. Kepemimpinan dia sangat nyata. Dia sangat baik kepada para pemain muda, terutama saya, Marcus Rashford dan Timothy Fosu-Mensah,” ujar Lingard.