Fokus Pemulihan, Sadio Mane Tak Ikut Tur Pramusim

Sejumlah klub papan atas Liga Premier Inggris mengadakan tur pramusim mereka dengan mengunjungi negara lain seperti Asia dan Amerika. Untuk Liverpool, mereka hanya menjalani tur pramusim nya dengan menyambangi dua negara Asia saja, yaitu Cina dan Hongkong. Di sana The Reds akan ikut serta dalam sebuah turnamen persahabatan di Hongkong Stadium yang berjudul Premier League Asia Trophy.

Sadio Mane tidak akan ikut tur pramusim Liverpool
Sadio Mane tidak akan ikut tur pramusim Liverpool

Dalam turnamen yang diikuti oleh sejumlah klub Liga Inggris tersebut, Klopp bermaksud untuk menguji sejauh mana kemampuan skuad The Reds. Oleh karena itu, manajer asal Jerman tersebut pun membawa serta para pemain muda. Meski begitu ada beberapa nama pemain yang tidak dibawa serta oleh Klopp. Adalah Mohammed Salah dan Sadio Mane yang akan melewatkan turnamen pramusim kali ini.

Untuk Salah, sang pemain masih terbentur masalah visa kerja. Sedangkan Mane dikabarkan sengaja tidak dibawa Jurgen Klopp karena alasan kebugaran. Penyerang yang cedera sejak pertengahan musim kompetisi lalu diminta sang pelatih untuk fokus kepada pemulihan cederanya saja. Ini dilakukan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, mengingat kompetisi Premier League akan dimulai beberapa minggu lagi.

Klopp Minta Mane Fokus Pemulihan

Menjalankan tur pramusimnya di Hongkong, Liverpool tidak akan diperkuat Sadio Mane. Penyerang berkebangsaan Senegal tersebut tidak akan ikut rombongan The Reds demi memulihkan kondisinya jelang Premier League 2017-2018. Mane mulai akrab dengan pusat rehabilitasi Liverpool usai dirinya menerita cedera lutut pada April 2017. Sejak itu, Mane pun absen hingga penghujung musim kompetisi 2016-2017.

Sadio Mane fokus untuk pemulihan cedera
Sadio Mane fokus untuk pemulihan cedera

Liverpool memboyong Sadio Mane dari Southampton pada 1 Juli 2016 dengan banderol 34 juta poundsterling (Rp 564,82 miliar). The Reds mengikat sang pemain dengan kontrak 5 tahun hingga 30 Juni 2020. Di musim perdananya bersama Liverpool, Mane telah mencatat 29 pertandingandengan raihan 13 gol serta delapan assist di berbagai ajang. Perolehan tersebut bisa bertambah jika sang pemain tidak mengalami cedera.

Absen dalam waktu yang cukup lama, manajer Jurgen Klopp, mengaku senang melihat perkembangan kondisi Mane. Proses pemulihan cedera sang pemain semakin menunjukan perkembangan yang positif. Maka dari itu, manajer asal Jerman tersebut tidak ingin mengambil risiko. Klopp memutuskan untuk tidak membawa serta Sadio Mane ke Hong Kong untuk menjalani Premier League Asia Trophy.

“Mane hanya sedikit lagi akan pulih dan bisa kembali ke latihan bersama tim. Kami akan menjalani tur ke Asia, dan tidak bisa membawanya karena dia masih harus menjalani sesi latihan. Mungkin beberapa pemain muda akan berada di sini juga untuk berlatih bersama mereka. Pada Selasa pagi, dia mengikuti bagian sesi latihan berlari. Menurut saya, dia semakin membaik sekarang,” ujar Klopp saat wawancara.

Tidak Ingin Ambil Resiko dengan Memainkan Mane

Pertandingan pramusim pertama Liverpool baru akan digelar pada 12 Juli. Philippe Coutinho dan kawan-kawan akan menghadapi Tranmere Rovers. Dua hari kemudian, The Reds akan berjumpa klub Inggris lainnya, Wigan Athletic. Setelah itu perjalanan mereka berlanjut ke Asia Timur kurang dari seminggu kemudian. Dan Crystal Palace menjadi lawan pertama Liverpool dalam turnamen kecil di Asia Timur tersebut.

Jadwal tur pramusim Liverpool
Jadwal tur pramusim Liverpool

Laga melawan Crystal Palace tersebut akan bertanding pada 19 Juli di Hong Kong Stadium. Lawan dan jam pertandingan Liverpool selanjutnya di kompetisi Piala Asia Liga Primer tersebut masih belum dipastikan. Sebab The Reds masih menungggu pemenang dalam laga Leicester City kontra West Bromwich Albion tiga hari setelahnya.

Liverpool hanya akan menghabiskan enam hari di Hong Kong. Sang manajer menyebutkan bahwa dirinya tidak ingin anak asuhnya terlalu lelah jelang kompetisi. Klopp belajar dari pengalaman musim lalu saat tur 12 hari ke Amerika Serikat. Liverpool akan langsung pulang ke Eropa setelahnya dan ada laga melawan Hertha Berlin di depan mata, tepatnya pada 29 Juli 2017.

 

Laga Perdana Rooney Sebagai Musuh Man United

Masa bakti Wayne Rooney kepada Manchester United telah habis. Tepat pada Senin, 10 Juli 2017 kemarin sang pemain resi hengkang dari klub yang telah membesarkan namanya tersebut. Bermain untuk The Red Devils selama 13 tahun tampaknya cukup membuat perpisahan tersebut terasa begitu emosional.

Rooney menandatangani kontrak dengan Everton
Rooney menandatangani kontrak dengan Everton

Hengkangnya penyerang bertubuh gempal namun lincah tersebut bukanlah tanpa alasan. Semua terjadi karena Tim Setan Merah resmi memboyong penyerang Everton, Romelu Lukaku. Yang menjadi lebih lucunya lagi adalah karena The Toffees merupakan klub tujuan Rooney usai menyudahi kontraknya bersama United.

Romansa Everton-Rooney-Manchester United akan terasa semakin emosional saat kedua tim bertemu dalam sebuah pertandingan. Jika tidak ada perubahan, maka kedua tim tersebut akan bertemu dalam pertandingan Liga Premier Inggris musim 2017-2018 pada pekan ke-6 di pertengahan September tahun ini.

Laga antara Manchester United kontra Everton diprediksi akan berlangsung panas dan syarat akan emosi tingkat tinggi. Mengingat musim lalu kedua pemain andalan masing-masing tim justru bermain untuk sang lawan. Wayne Rooney bermain untuk Manchester United sedangkan Romelu Lukaku membela Everton musim lalu.

Rooney Kembali Jadi Lawan United Setelah 13 Tahun

Tiga belas tahun bukanlah waktu yang singkat untuk masa bakti seorang pemain sepakbola. Apalagi Liga Inggris dimana persaingan terjadi sangat ketat dan kemungkinan untuk tersingkir sangat besar. Begitulah kira-kira yang dialami pemain yang kembali pulang ke Everton usai membela Manchester United sekian lama, Wayne Rooney.

Bentrokan Rooney vs Manchester United
Bentrokan Rooney vs Manchester United

Pertama kali Rooney mencuri perhatian The Red Devils saat dirinya bermain untuk Everton. Kala itu Rooney berhasil menjadi pemain vital bagi The Toffees bahkan di usianya yang belum mencapai 20 tahun. Hal tersebut terjadi pada 2002 ketika Everton berhasil memutus rrekor tak terkalahkan Arsenal sebanyak 30 match beruntun.

Saat itu Wazza (panggilan Rooney)  menjebol gawang Arsenal yang dijaga Jens Lehmann lewat tendangan bebas di menit-menit akhir. Aksi tersebut pun berhasi mencuri perhatian United yang ketik itu masih dipimpin oleh Sir Alex Ferguson. Singkat cerita, pada musim 2004/2005 pun Rooney resmi berseragam Manchester United.

Dengan nilai transfer mencapai 25 juta Pounds (setara Rp 469 miliar) kala itu, Rooney menjelma sebagai striker paling berbahaya di Negeri Ratu Elizabeth. Puluhan prestasi pun berhasil dicetak oleh pemain kelahiran Croxteth, Liverpool tersebut baik prestasi induvidu maupun bersama Manchester United.

Man United vs Everton : Rooney Kembali ke Old Trafford Sebagai Lawan

Minggu, 17 September 2017 mendatang akan bertemu dua pihak dalam pertandingan yang syarat akan emosi. Adalah Wayne Rooney yang kembali ke klub perdananya, Everton yang bertandang ke markas Manchester United, Stadion Old Trafford. Momen kembalinya Rooney ke Theater of Dream sebagai lawan.

Selamat Jalan Rooney
Selamat Jalan Rooney

Kontribusi Rooney bagi Manchester United selama 13 tahun bermain tidak lah sedikit. Bahkan di saat masa-masa sulitnya, pemain dengan gaya bermain ngotot tersebut masih sempat menginspirasi bintang muda United. Para pemain muda tersebut adalah Jesse Lingard, Marcus Rashford serta Timothy Fosu-Mensah.

Winger muda The Red Devils, Jesse Lingard, menyatakan bahwa sosok Rooney sangat berjasa besar bagi para pemain muda tim setan merah. Rooney merupakan sosok teladan yang menjadi panutan para pemain muda di Akademi Manchester United.

“Para pemain muda di ruang ganti meneladani Rooney. Dia teladan yang baik untuk para pemain muda. Dia memberi contoh yang baik dan kami selalu mengikutinya. Kepemimpinan dia sangat nyata. Dia sangat baik kepada para pemain muda, terutama saya, Marcus Rashford dan Timothy Fosu-Mensah,” ujar Lingard.